Subtitle

Article

Kita sudah terbiasa mendengar upaya pengalihan isu yang dilakukan untuk menutup-nutupi isu  besar yang melanda para pembesar dan elite bangsa ini. Selanjutnya marilah kita berdo'a supaya terhindar dari penyakit LUPA

Panji Gumilang pemimpin Ponpes Al-Zaytun yang juga disebut-sebut sebagai pemimpin Negara Islam Indonesia (NII) KW-9 ini terkait kasus pemalsuan tanda tangan, dia juga diduga melakukan pemalsuan tanda tangan Mantan Menteri Percepatan Produksi NII Imam Supriyanto. Buntutnya Imam melaporkan Panji Gumilang karena telah memalsukan dokumen pendirian yayasan itu.

Rencananya  Panji akan diperiksa Bareskrim Mabes Polri pada Kamis, (23/6) mendatang.  Harapan kita tentunya pemeriksaan ini bisa melegakan publik, detail dan tuntas, sehingga publik menjadi tau apakah Panji Gumilang  terlibat atau tidak dengan NII KW IX .

Sebagaimana yang dituduhkan selama ini, Sang Pimpinan Ma'had Az Zaytun ini diduga menghimpun dana dengan cara yang menyimpang,  aliran dananya dari NII wilayah II Jawa Tengah. Keterangan itu diperoleh dari hasil pemeriksaan terhadap Gubernur NII wilayah Jawa Tengah, Mizan Sidik alias Toto Dwihartanto. Mizan Sidik bersama lima pengurus NII lainnya ditangkap di Semarang, Jawa Tengah, pertengahan Mei lalu, na'uzubilahi.

Benarkah tuduhan itu, nanti kita lihat hasilnya setelah Panji diperiksa apakah dia akan melenggang keluar dengan nama baik, atau meringkuk dalam tahanan atas tuduhan sebagai pelaku tindak pidana.

Apapun hasilnya sangat penting dan  ditunggu oleh publik, dan bahkan juga sangat diperlukan oleh Panji Gumilang sendiri, jika tidak terbukti bersalah nama baiknya dimata publik akan pulih kembali.

Heboh soal NII KW IX yang mengaitkan nama Panji Gumilang didalamnya memang sudah sejak lama mencuat, bahkan berulang-ulang kali, namun baru sekarang Polisi memeriksanya ?  Semoga saja pemeriksaan Panji Gumilang ini jauh dari sak wasangka ingin mengalihkan perhatian publik dari kasus-kasus besar yang saat ini sedang mencuat.

Maklumlah, dinegeri ini kita sudah terbiasa mendengar upaya pengalihan isu yang dilakukan untuk menutup-nutupi isu  besar yang melanda para pembesar dan elite bangsa ini. Selanjutnya marilah kita berdo'a supaya terhindar dari penyakit LUPA

Members Area

Recent Blog Entries